Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Februari 2014

Lelaki Israel Ceraikan Isteri Gara Gara Miliki Ratusan Ekor Kucing

Posted by Rafly Rindengan on May 26, 2012 |
kucing lucu
Lelaki itu mengatakan kepada mahkamah bahawa ada begitu banyak kucing di rumah, yang membuatnya tidak dapat tidur di tempat tidurnya sendiri

Seorang lelaki Israel, telah menceraikan isterinya kerana ia menolak untuk menyingkirkan ke-550 ekor kucingnya.
Mahkamah di kota Bersyeba, Israel, mendesak pasangan tersebut untuk mencoba rekonsiliasi, tetapi sang isteri tetap menolak untuk berpisah dengan kucing-kucingnya, yang ternyata lebih berarti baginya daripada suaminya.
Menurut Times Israel, lelaki itu mengatakan bahawa ada begitu banyak kucing di rumah sehingga ia tidak dapat tidur di ranjangnya sendiri.

Kucing-kucing peliharaan isterinya menolak untuk tidur di lantai, dan lebih memilih tempat tidur yang nyaman, dan akibat begitu banyak kucing yang mondar-mandir di sekitar rumah, lelaki itu bahkan tidak dapat menggunakan kamar mandi.
Lebih parah lagi, kucing-kucing tersebut membuat hampir tidak mungkin untuknya menyiapkan makanan di dapur.
‘Ketika ia duduk untuk makan, kucing-kucing tersebut melompat ke meja dan mencuri makanannya, “menurut Times Israel. manado today
Read More..

Rabu, 25 Desember 2013

Kartun PM Israel Dipenuhi Darah Dikecam Yahudi Inggeris

Selasa, 29 Januari 2013 
Karitkatur Netanyahu (Foto: Sunday Times)
Karitkatur Netanyahu (Foto: Sunday Times)
LONDON – Sebuah suratkhabar England  menerbitkan karikatur Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, berada dalam kondisi berlumuran darah warga Palestin . Karikatur ini mendapatkan kecaman dari warga Yahudi di Inggeris.

Taipan media Rupert Murdoch, pun meminta maaf atas kartun yang dikeluarkan suratkhabar miliknya tersebut. Kartun tersebut diterbitkan di akhbar Sunday Times tepat pada hari peringatan peristiwa Holocaust. Kartun itu sendiri dibuat oleh seorang kartunis bernama Gerald Scarfe.

“Kartun Gerald Scarfe tidak menunjukkan posisi akhbar Sunday Times. Kami meminta maaf atas terbitnya kartun yang membuat banyak warga merasa tersinggung,” ujar Murdoch dalam akaun Twitter-nya, seperti dikutip AFP, Selasa (29/1/2013).

Murdoch pun mengirimkan salah satu redaktur Sunday Times untuk bertemu dengan kelompok Yahudi di England dan memberikan permintaan maaf secara langsung kepada mereka. Kelompok Yahudi England memang   mengecam kartun tersebut yang dianggap mereka tidak pantas dan menjijikkan.

Kelompok Yahudi menyebutkan penerbitan kartun tersebut serupa dengan fitnah yang seringkali diterima kaum Yahudi di masa lalu. Di masa silam, kaum Yahudi seringkali dituduh sebagai kaum yang haus darah dan suka menculik anak-anak untuk diminum darahnya. Kelompok Yahudi juga menayangkan waktu penerbitan kartun yang bersamaan dengan hari peringatan Holocaust Minggu 27 Januari lalu.

Kecaman juga diberikan oleh ahli politik di Israel. Ketua Parlimen Israel Reuven Rivlin menyatakan, kartun tersebut mengingatkan kaum Yahudi pada masa-masa ketika diskriminasi dan fitnah seringkali diterima kaum Yahudi di negara Barat.
(AUL)okezone.com
Read More..